Rabu, 13 Mei 2020

Aspek Desain Produk

Pengertian Desain Produk Menurut Para Ahli
1. Pengertian desain produk menurut Suyadi Prawirosentono (1996) sebuah rancang bangun dari suatu jenis produk yang akan diproduksi.
2. Pengertian desain produk menurut Bagas Prastyowibowo (1999) adalah salah satu unsur dalam memajukan industri, agar suatu produk dari hasil industri itu bisa diterima oleh masyarakat. Karena produk itu mempunyai kualitas yang baik, harga yang terjangkau, desain yang menarik, dan mendapat jaminan dan lain-lain.
3. Pengertian desain produk menurut Franklin G Moore dan Thomas E Hendrick (1999) adalah hal yang sangat penting dari suatu produk, karena bisa menaikkan 2-3 kali omset dari suatu organisasi di satu waktu.

Jenis-Jenis Desain Produk
Jenis jenis desain produk ada dua, yaitu :
1. Membuat desain produk yang benar-benar baru dengan rancangan dan prototype baru yang belum pernah ada sebelumnya. Berdasarkan penelitian dilakukan inovasi untuk menghasilkan desain produk baru yang kreatif.
2. Memodifikasi atau mengembangkan desain produk yang sudah ada.
Tujuan Desain Produk
Desain produk yang baik bertujuan untuk membuat pengguna merasa nyaman, aman  dan mendapatkan manfaat saat menggunakan produk tersebut. Jadi berkaitan dengan aspek bagaimana pengguna akan berinteraksi dengan produk tersebut, apakah merasa nyaman, aman, mudah digunakan, memberikan solusi dan manfaat atas masalah pengguna, sehingga bisa memberi dampak positif secara emosional.
Fungsi Desain Produk
Beerikut fungsi desain produk secara umum :
Sebagai identitas produk
Menjadi pelindung produk
Menambah nilai jual produk


Aspek desain produk yaitu :
1. Perencanaan Produksi
Hal ini dilakukan dengan tujuan mengadakan persiapan yang sistematis bagi proses produksi yang akan di jalankan. Adapun beberapa unsur yang biasa di bahas saat tahapan perencanaan ini antara lain :
a. Jenis barang yang diproduksi
b. Kualitas barangJumlah barang
c. Bahan baku dan pengendalian produksi

2. Pengendalian Produksi
Tujuan dari pengendalian produksi adalah menyusun proses kerja yang perlu dilakukan agar proses produksi dapat berjalan secara efektif dan efisien. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahapan pengendalian produksi antara lain :
a. Menyusun perencanaan kerja
b. Membuat penjadwalan kerja
c. Dan menentukan target pemasaran produk

3. Pengawasan Produksi
Setelah perencanaan dan proses kerja telah tersusun, maka tahapan selanjutnya adalah melakukan pengawasan agar proses produksi yang berjalan dapat memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang diharapkan. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahapan ini antara lain :
a. Menetapkan kualitas
b. Menetapkan standar barang atau jasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar