Kamis, 28 Mei 2020

Reportase mengenai umkm

Pengusaha Batik Pancawati
    UMKM Batik Pancawati merupakan UMKM yang memproduksi batik dari kota Bogor yang berdiri pada tahun 2015 serta di prakasai oleh Dina Ayu Widiastuti di usia 19 tahun. Awal berdirinya dilatarbelakangi oleh hobinya yang suka mendesain kemudian mendapat pelatihan selama 1 tahun dari kementerian Industri dan dilantik menjadi wirausaha. pada masa merintis usaha tersebut, mba Dina memproduksi sendiri kemudian menjualnya sendiri secara door to door.
   Saat ini, alamat tempat produksinya berada di Kampung Batik Cibuluh, Jl. Neglasari I, RT.02/RW.04, Cibuluh, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat. Produk yang dihasilkan yaitu batik cap standar, batik cap premium dan batik tulis. Area proses produksi berada di rumah-rumah warga sekitar yang menjadi kelompok pembatik. UMKM Batik Pancawati proses produksinya dengan melibatkan masyarakat setempat dengan cara dibuat kelompok-kelompok, misalkan kelompok sedulur karena kelompok tersebut merupakan saudara yang tinggal dalam satu rumah sehingga disebut kelompok pembatik sedulur. Kegiatan yang dilakukan UMKM Batik Pancawati selain produksi adalah pemberdayaan sosial dengan cara melakukan pelatihan membatik kepada warga sekitar, anak sekolah, panti asuhan, maupun di lapas-lapas perempuan.
  Penjualannya bekerja sama melalui Dewan Kerajinan Nasional/DEKRANASDA (dengan cara dijual dipameran-pameran), secara offline (melalui toko yang berada di kawasan produksi) serta secara online (melalui instagram). Untuk mempromosikan Batik Pancawati, UMKM Pancawati juga mengikuti fashion show batik, khususnya fashion show di kota bogor. Dalam sehari UMKM Batik Pancawati, dapat memproduksi kurang lebih 20 batik. . Berikut adalah harga jual Batik Pancawati
1.      Batik Cap Standar = Rp 175.000 hingga Rp 225.000
2.      Batik Cap Premium = Rp 300.000 hingga Rp 350.000
3.      Batik Tulis = Rp 800.000 hingga Rp 3.500.000
Proses Pembuatan Batik Pancawati melalui sembilan tahapan. Berikut adalah tahap-tahap pembuatan batik cap..
1.      Pengukuran dan Pemotongan Kain
Batik diukur sesuai dengan ukuran standar. Ukuran standarnya yaitu Batik Cap ukuran (2 x 1,15) meter, Batik Tulis ukuran (2,5 x 1,15) meter, 
2.      Pengecapan
Pengecapan adalah proses mengecap kain menggunakan cap. Fungsinya sebagai pemberian pola dasar. 
3.      Pencoretan
Pencoretan adalah pemberian warna pada pola dasar dengan menggunakan kuas
4.      Di Blok
Di Blok adalah proses warna hasil pencoretan dan hasil pengecapan ditutup atau dilapisi dengan menggunakan lilin agar saat proses celup dasar, warna tidak tercampur.
5.      Celup Dasar
Celup Dasar adalah proses pewarnaan untuk menghasilkan warna dasar. Hasil proses celup dasar untuk setiap batik menghasilkan warna yang berbeda karena setiap pencelupan warna akan memudar.
6.      Penjemuran
Penjemuran adalah proses kain yang sudah mengalami proses celup dasar dijemur hingga kering. 
7.      Pelorotan
Pelorotan adalah proses merebus kain yang sudah kering dijemur. Fungsinya untuk menghilangkan lilin hasil proses di blok.
8.      Pembilasan
Pembilasan adalah proses membilas kain hasil proses pelorotan, kemudian kain hasil pembilasan di cek apakah semua lilis hasil proses di blok, sudah hilang atau belum.
9.      Penjemuran Akhir
Penjemuran adalah proses akhir yaitu kain yang sudah dicek dari hasil pembilasan dijemur. Setelah kering, siap untuk dijual maupun dipasarkan.

Tahap-Tahap tersebut juga dapat dilihat di link video berikut.
https://www.youtube.com/watch?v=WHJiVWaL-Sk WHJiVWaL-
instagram batik pancawati
https://www.instagram.com/batikpancawati.id/ 


Suka Duka Selama Pembelajaran Jarak Jauh atau WFH

     Pada saat massa pandemi ini, pemerintah telah resmi menerapkan aturan social distancing dan physical distancing dengan meliburkan atau menonaktifkan nyaris semua sektor yang melibatkan keramaian, seperti sektor pendidikan, perkantoran, hiburan, ibadah, dan lain-lain. Semua individu diwajibkan untuk tetap di rumah guna memutus rantai penyebaran virus ini.
    Suka duka dengan pembelajaran jarak jauh itu sendiri adalah secara umum bisa mengerjakan tugas dan belajar dengan santai dan dukanya pembelajaran tidak maksimal dikarenakan setiap pembelajaran perlu butuh tatap muka dan penjelasan dan mungkin ini menyebabkan membuat mahasiswa kurang memahami materi yang diberikan, karena perlu hal-hal yang dijelaskan secara rinci dalam materi tersebut. dosen memberikan tugas dengan cara online dengan waktu yang sudah ditentukan dan secara ga langsung dilatih untuk berkomunikasi yang baik dengan mahasiswa lainnya apabila ada tugas dalam bentuk kelompok.

Rabu, 13 Mei 2020

Membuat Opor ayam

Selamat mencoba yaa untuk yang mau membuat opor ayam dengan mudah, enak dan praktis. Jangan lupa sediain semua bahan-bahan yang dibutuhin untuk dimasak.

Bahan -Bahan: 

  • Gula pasir secukupnya
  • Bawang goreng
  • 1 ruas lengkuas (digeprek)
  • 3 lbr daun jeruk
  • Garam secukupnya
  • 2 bks santan kara
  • 2 btg sereh yang (digeprek)
  • 1 ekor ayam
  • 2 lbr daun salam
  • 3 btg daun bawang (potong tipis-tipis)

Bumbu opor ayam:
Haluskan:
  • 1/2 sdt merica
  • 6 bh bawang putih
  • 8 bh bawang merah
  • 1/2 sdt ketumbar
  • 5 bh kemiri (disangrai)
  • 1 cm kencur
  • 2 cm jahe

Cara memasak opor ayam :
  1. Bersihkan lebih dulu ayam, lalu potong-potong sesuai selera.
  2. Campurkan bumbu-bumbu halus yang telah disiapkan bersama dengan potongan ayam yang telah dilengkapi.
  3. Diamkan dulu selama beberapa menit bisa bumbunya bisa meresap.
  4. Panaskan minyak goreng secukupnya, lalu tumislah bahan-bahan seperti: bawang, lengkuas, daun jeruk dan daun salam.
  5. Setelah tercium aroma harum, ayam dimasukkan lalu aduk hingga baunya harum dan wangi.
  6. Lalu tambah air kemudian tunggu sampai ayam jadi matang.
  7. Masukkan santan, garam, secukupnya gula lalu tunggu hingga kuah mendidih.
  8. Opor ayam lebaran siap disajikan.

Membuat Cilok Pedas

Membuat cilok pedas ala rumahan yang enak dan sederhana, disini saya akan memberikan bahan-bahan dan cara membuat nya ya. Selamat mencoba.

Bahan-bahan:
  • 100 gr tepung terigu
  • 75 gr daging ayam blender
  • 75 gr tepung tapioka
  • Daun bawang cincang secukupnya
  • Lada bubuk, garam dan gula secukupnya.
  • Daun bawang, bunga iris
  • Kaldu ayam bubuk
  • Udara panas secukupnya
Cara membuat cilok pedas:
  • Campur dua jenis tepung, aduk hingga tercampur rata.
  • Tambahkan daun bawang dan daging ayam, tambahkan garam, gula, bubuk lada, dan kaldu ayam bubuk.
  • Siram dengan air panas, sambil diaduk menggunakan sendok kayu, jika adonan sudah bisa dipulung hentikan penuangan udara.
  • Bentuk bulat adonan, lakukan sampai adonan habis.
  • Didihkan air dalam panci, lalu tambahkan sedikit minyak, lalu masukan cilok.
  • Masak sampai matang dan cilok mengapung, angkat dan sisihkan.

Turorial membuat seblak

Berikut adalah bahan bahan dan cara memasak seblak yang enak untuk dirumah. Nah jangan lupa yaa beli bahan bahan yang komplitt dan ikutin cara masak nyaaa. Selamat mencoba..

Cara Membuat Seblak

Bahan:
  • Kerupuk kanji mentah 50 g
  • Telur ayam 1 butir, kocok
  • Daun bawang 1 batang, iris halus
  • Seledri 1 batang, iris halus
  • Garam 1 sdt
  • Penyedap rasa 1/2 sdt
  • Kecap manis
  • Cabe rawit 3 buah
  • Bawang merah 2 siung
  • Bawang putih 1 siung
  • Kencur 2 ruas jari
Cara membuat:
  • Rendam kerupuk pada air panas hingga mengembang lalu tiriskan dan beri sedikit minyak goreng agar tidak saling lengket.
  • Ulek Cabe, bawang merah, bawang putih, dan kencur hingga halus.
  • Tumis bumbu hingga aromanya tercium wangi.
  • Tambahkan irisan daun bawang dan seledri. Aduk rata.
  • Masukkan kerupuk. Aduk rata.
  • Tambahkan telur yang telah dikocok tadi, aduk agar menjadi telur orak-arik.
  • Beri sedikit air (2 sdm) lalu tambahkan garam dan penyedap rasa.
  • Aduk hingga air berkurang atau hampir menguap baru kemudian tambahkan kecap manis. Aduk hingga air habis.
  • Tuangkan seblak yang telah jadi pada piring saji.
  • Anda bisa menambahkan taburan bawang goreng di atasnya.

Review UU UMKM

Sesuai dengan Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2008  tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) :
Pengertian UMKM
o Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.
o Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini.
o Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.

KELEBIHAN DARI UMKM
Seperti yang Anda ketahui bahwa UMKM sangat mendominasi di Indonesia. Karena UMKM memiliki berbagai kelebihan dalam pengembangannya yaitu sebagai berikut:
1.      Dalam operasionalnya bersifat fleksibilitas, sehingga UMKM ini cepat tanggap dalam menghadapi perubahan situasi bisnis.
2.      Inovasi yang cepat, hal-hal baru untuk pengembangan produknya dilakukan dengan segera sesuai dengan kebutuhan pasar global.
3.      Biaya operasional yang renda, biasanya usaha ini merupakan usaha rumahan jadi tidak terlalu besar biaya operasionalnya

TUJUAN UMKM
Secara keseluruhan berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 dalam pasal 3, dapat disimpulkan bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki tujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan usaha tersebut dalam membangun perekonomian nasional dengan berlandaskan keadilan dan demokrasi. Partisipasi UMKM dalam pembangunan ekonomi diantaranya berusaha menciptakan produk negri, meningkatkan pengeksporan, dan menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat Indonesia. UMKM sangat didukung oleh pemerintah namun dalam pengembangannya UMKM mengalami beberapa kendala di Indonesia.

Dalam perspektif perkembangannya, UMKM dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat) kelompok yaitu :
1. Livelihood Activities, merupakan UMKM yang digunakan sebagai kesempatan kerja untuk mencari nafkah, yang lebih umum dikenal sebagai sektor informal. Contohnya adalah pedagang kaki lima
2. Micro Enterprise, merupakan UMKM yang memiliki sifat pengrajin tetapi belum memiliki sifat kewirausahaan
3. Small Dynamic Enterprise, merupakan UMKM yang telah memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu menerima pekerjaan subkontrak dan ekspor
4. Fast Moving Enterprise, merupakam UMKM yang telah memiliki jiwa kewirausahaan dan akan melakukan transformasi menjadi Usaha Besar (UB).
Faktor Perkembangan UMKM di Indonesia
1. Pemanfaatan Sarana Teknologi, Informasi dan Komunikasi
2. Kemudahan Pinjaman Modal
3. Menurunnya Tarif PPH Final


Sumber : http://bumn.go.id/jamkrindo/berita/0-KRITERIA-USAHA-MIKRO-KECIL-DAN-MENENGAH-MENURUT-UU-NO-20-TAHUN-2008-TENTANG-UMKM
https://pilihbayar.com/pengertian-dan-undang-undang-umkm/

Etika Bisnis

Pengertian Etika Bisnis
Etika bisnis adalah aturan yang tidak tertulis tentang benar dan tidaknya dalam menjalankan suatu bisnis yang mencakup segala aspek kegiatan bisnis baik itu individu, perusahaan dan masyarakat. Etika bisnis yang dijalankan dalam suatu perusahaan dapat memberikan nilai kepada semua pegawainya,  tentang norma dan perilaku baik karyawan sampai level pimpinan sekaligus.
Pengertian Etika Bisnis Menurut Para Ahli
Etika bisnis adalah pemikiran atau refleksi kritis tentang moralitas dalam kegiatan (Bertens)
Etika bisnis adalah etika terapan dimana wilayah penerapan prinsip moral berada di wilayah tindakan manusia didalam bidang bisnis ekonomi dan memiliki sasaran yang berupa moral pembisnis itu sendiri. (Yosephus)
Etika bisnis merupakan standar etika yang memiliki keterkaitan dengan cara dan tujuan dalam menentukan keputusan bisnis (Steade Et Al)
Etika bisnis adalah pengetahuan mengenai tata cara yang ideal terhadap pengelolaan dan pengaturan bisnis yang harus memperhatikan moralitas dan norma yang ada dan dikenali secara universal. (Budi Untung)

Tujuan Etika Bisnis
Dalam berbisnis Anda harus memiliki tujuan yang jelas seperti yang tercantum dalam business plan awal. Nah berikut ini ada rangkuman mengenai tujuan etika berbisnis:
Tujuan berbisnis salah satunya memberikan kesadaran akan perilaku dan moral kepada pemilik bisnis agar menjalankan bisnisnya dengan baik.
Etika bisnis dapat mengatur dan mengarahkan kepada para pelaku bisnis untuk mewujudkan sebuah managemen bisnis  menjadi lebih biak, sehingga orang bisa percaya bahwa bisnis  Anda memiliki etika yang baik.
Dengan memiliki etika berbisnis, Anda akan dijauhkan dari citra buruk, sifat licik, dan penipuan sehingga merugikan banyak orang.

Manfaat Etika Bisnis
Setelah Anda menjalankan etika bisnis dengan benar, akan ada manfaat baik yang didapatkan untuk bisnis Anda, seperti:
Kredibilitas perusahaan meningkat
Bisnis memiliki citra yang baik bagi konsumen
Bisnis akan berjalan secara aman dan nyaman
pegawai dan pimpinan akan menjunjung tinggi moral
Menciptakan hubungan baik antara konsummen dan pebisnis

Prinsip etika bisnis
Bertens (2013:25) mengemukakan bahwa bisnis yang beretika ini perlu dipandang dari tiga sudut pandang, yaitu:
Sudut pandang ekonomi
Bisnis yang baik akan menghasilkan keuntungan tanpa merugikan orang lain.
Sudut pandang hukum
Bisnis yang baik tidak melanggar aturan-aturan hukum yang berlaku dan telah ditetapkan.
Sudut pandang moral
Bisnis yang baik tentunya sesuai dengan ukuran-ukuran moralitas. 
Sementara itu, ada lima prinsip yang dapat dijadikan sebagai pedoman perilaku untuk menjalankan bisnis etika tersebut. Hal ini dikemukakan oleh Sonny Keraf (1998), yaitu:
Prinsip Kejujuran
Prinsip kejujuran menanamkan sikap bahwa sesuatu yang dipikirkan berarti sesuaut yang dikatakan, sementara apa yang dikatakan adalah sesuatu yang dikerjakan. Prinsip ini mengedepankan kepatuhan dalam melaksanakan komitmen serta perjanjian yang sudah disepakati.
Prinsip Otonomi
Prinsip otonomi memegang teguh kemandirian, tanggung jawab, dan kebebasan. Hal ini berarti bahwa orang yang mandiri adalah orang yang mampu memutuskan dan melakukan tindakan berdasarkan kemampuan sendiri berdasarkan dengan apa yang diyakini dan bebas dari hasutan, tekanan, serta ketergantungan.
Prinsip Keadilan
Dalam prinsip ini tertanam sikap untuk memperlakukan semua pihak dengan adil, yakni tidak membedakan siapa pun dari berbagai aspek.
Prinsip Integritas Moral
Prinsip integritas moral adalah prinsip teguh untuk tidak merugikan orang lain dalam segala keputusan dan tindakan bisnis yang diambil. Prinsip ini dilandasi oleh kesadaran bahwa setiap orang harus dihormati, baik harkat dan martabatnya.

Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain ialah :
1. Pengendalian diri
2. Pengembangan tanggung jawab sosial (social responsibility)
3. Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknolog
4. Menciptakan persaingan yang sehat.
5. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”
6. Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi dan Komisi)
7. Mampu menyatakan yang benar itu benar
8. Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha kebawah
9. Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama
10. Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati

Jiwa Kepemimpinan

Kepemimpinan merupakan keinginan untuk mencapai suatu komunikasi yang berdampak dan berakibat dalam mempengaruhi tindakan orang lain. Kepemimpinan adalah kegiatan membujuk orang untuk bekerja sama dalam pencapaian suatu tujuan.

fungsi pemimpin adalah mengarahkan, membina, mengatur, dan menunjukan orang-orang yang dipimpin supaya mereka senang, sehaluan, serta terbina serta menurut terhadap kehendak dan tujuan pemimpin. Kegagalan seorang pemimpin dalam melaksanakan tugasnya menunjukkan kegagalan pemimpin sendiri, mengingat pemimpin yang mampu membina, mengarahkan, menunjukkan, serta mengatur yang dipimpinnya, maka segala tugas pekerjaan yang dipimpinnya itu akan berjalan secara efektif dan terarah terhadap sasarannya.
Berikur beberapa karakteristik kepemimpinan :
1. Memiliki Rasa Percaya Diri
Memiliki Kepercayaan diri yang kuat, ketidaktergantungan terhadap orang lain.
2. Berorientasi pada Tugas dan Hasil
Maksudnya adalah Seorang wirausaha harus mempunyai sikap tanggung jawab pada tugas-tugas yang dibebankan kepadanya. Ia juga harus bertanggung jawab pada hasil dari tugas yang dibebankannya.
3. Berani Menanggung Risiko
Berani menanggung resiko berhubungan dengan sikap keinginan untuk bertanggung jawab. Para wirausahawan siap menanggung resiko atas segala tindakan yang diambilnya. Dalam bertindak, wirausahawan akan memikirkan tindakannya secara matang, sehingga risiko yang akan muncul akibat tindakannya dapat diperkirakan.
4. Memiliki Jiwa Kepemimpinan
Kepemimpinan sangat dibutuhkan oleh seorang wirausaha untuk memimpin anak-anak buahnya atau pegawainya. Seseorang tidak akan bisa menjadi seorang wirausaha bila ia tidak bisa memimpin, baik memimpin diri sendiri maupun memimpin orang lain.
5. Keorisinalan
Sifat Orisinal tentu tidak selalu ada pada diri seseorang. Orisinal berarti tidak hanya mengekor pada orang lain, tetapi memiliki pendapat sendiri, ada ide yang orisinal, ada kemampuan untuk melaksanakan sesuatu.
6. Berorientasi ke Masa Depan
Seseorang wirausaha harus- lah mempunyai visi ke depan apa yang hendak ia lakukan? Apa yang ingin dicapai? Sebuah usaha bukan didirikan hanya untuk sementara, tetapi untuk selamanya. Oleh sebab itu, seorang wira- usaha akan menyusun perencanaan (planning) dan strategi yang matang agar jelas langkah- langkah yang akan dilaksanakan.
7. Jujur dan Tekun
Untuk menjadi seorang wirausaha juga dibutuhkan sikap jujur dan tekun. Jujur terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan pegawai-pegawainya. Tekun dalam mencari ide-ide baru yang lebih kreatif dari ide-ide yang sudah ada dan tekun dalam merintis usahanya yang baru akan mulai berkembang.
8. Memiliki Kreativitas Tinggi
Kreativitas adalah menciptakan sesuatu dari yang asalnya tidak ada. Rahasia kewirausahaan dalam menciptakan nilai tambah barang dan jasa terletak pada penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan meraih peluang yang dihadapi setiap hari.

Bygrave dalam Suryana (2003) menggambarkan sifat-sifat yang perlu dimiliki wirausahawan dengan konsep 10 D, yaitu : 
Dream, mempunyai visi terhadap masa depan dan mampu mewujudkannya. 
Decisiveness, artinya tidak bekerja lambat dan membuat keputusan berdasarkan perhitungan yang tepat. 
Doers, artinya membuat dan melaksanakannya. 
Determination, artinya melaksanakan kegiatan dengan penuh perhatian. 
Dedication, artinya mempunyai dedikasi tinggi dalam berusaha. 
Devotion, artinya mencintai pekerjaannya. 
Details, artinya memperhatikan faktor-faktor kritis secara rinci. 
Destiny, artinya bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapai. 
Dollars, artinya motivasi bukan hanya uang. 
Distribute, artinya mendistribusikan kepemilikannya terhadap orang lain yang dipercaya.

SDM Kewirausahaan Organisasi

Definisi Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia adalah Individu-individu dalam organisasi kerwirausahaan yang dapat memberikan kontribusi atau sumbangan yang berharga berupa peroduktivitas dari posisi yang mereka pegang untuk mencapai tujuan sistem organisasi kewirausahaan. Tugas penyediaan sumber daya manusia yang semestinya adalah sangat penting bagi wiraswastawan. Faktor-faktor seperti latar belakang, umur, pengalaman yang berhubungan dengan jabatan, dan tingkat pendidikan formal kesemuanya mempunyai peranan di dalam menentukan tingkat ketepatan posisi individu-individu pada organisasi kewiraswastaan.

Langkah-langkah penyediaan sumber daya manusia :
1. Perekrutan karyawan
Penarikan tenaga kerja adalah langkah pertama di dalam menyediakan sumber daya manusia bagi organisasi kewiraswastaan setiap kali terdapat posisi yang kosong.
2. Seleksi calon karyawan
Seleksi tenaga kerja adalah penyaringan awal dari calon sumber daya manusia yang tersedia untuk mengisi suatu posisi. Tujuannya adalah untuk memperkecil hingga jumlah yang relatif sedikit calon karyawan dari mana seseorang akhirnya akan disewa.
3. Pelatihan karyawan
Pelatihan karyawan adalah keterampilan yang diajarkan pihak perusahaan kepada karyawannya.
4. Penilaian hasil kerja
Penilaian tentang hasil kerja yang telah dilakukan oleh karyawannya, apakah sesuai dengan yang diharapkan atau belum.

SUMBER DARI SUMBER DAYA MANUSIA
Sumber dari dalam organisasi :
a. Karier
Karir pekerjaan dari seorang karyawannya yang begitu meningkat, memungkinkan karyawan tersebut akan mengisi posisi yang kosong.
b. Promosi jabatan, promosi dari dalam biasanya mempunyai keuntungan (1) membangun moral, (2) mendorong karyawan untuk bekerja lebih keras dengan harapan akan mendapatkan promosi, dan (3) membuat individu cendrung tinggal dengan organisasi kewiraswastaan tertentu karena kemungkinan promosi di masa depan.
c. Rotasi jabatan
Rotasi jabatan bisa dilakukan apabila itu diperlukan untuk kepentingan perusahaan.
Sumber dari luar organisasi :
a. Para pesaing
Satu sumber eksternal sumber daya manusia yang umumnya terbuka adalah organisasi kewiraswastaan pesaing. Karena terdapat beberapa keuntungan membajak sumber daya manusia dari pesaing, tipe pembajakan ini telah menjadi praktek yang umum. Diantara keuntungan-keuntungannya adalah: (1) pesaing akan harus membayar pelatihan individu sampai saat penyewaan, (2) organisasi kewiraswastaan pesaing mungkin akan agak diperlemah dengan kehilangan individu, dan (3) sekali disewa, individu menjadi sumber informasi yang berharga mengenai bagaimana cara terbaik bersaing dengan bekas organisasinya
b. Badan/agen penempatan kerja
Suatu agen penempatan kerja adalah suatu organisasi yang mengkhususkan diri di dalam menyesuaikan individu dengan organisasi. Agen-agen tersebut membantu orang-orang untuk menemukan pekerjaan dan organisasi yang memerlukan tenaga kerja.
c. Lembaga pendidikan, beberapa wiraswastawan pergi secara langsung ke perguruan tinggi untuk mewawancarai mahasiswa-mahasiswa yang mendekati kelulusan. Sekolah bisnis, sekolah teknik, sekolah seni, dan lain-lain mempunyai sumber daya manusia yang agak berbeda untuk ditawarkan. Usaha penarikan tenaga kerja hendaknya dipusatkan pada sekolah-sekolah dengan kemungkinan tertinggi untuk menyediakan sumber daya manusia semestinya bagi posisi lowong.
d. Mass media informasi
Mungkin sumber tenaga kerja manusia yang potensial yang paling luas adalah pembaca dari publikasi-publikasi tertentu. Untuk bisa menemukan sumber ini, wiraswastawan bisa memasang iklan pada media masa. Iklan tersebut hendaknya menguraikan posisi yang lowong secara mendetail dan mengumumkan bahwa organisasi kewiraswastaan menerima lamaran dari individu yang memiliki kualifikasi.


Sumber : http://d-dan-20.blogspot.com/2010/12/sumber-daya-manusia-bagi-organisasi.html?m=1

Aspek Keuangan

Aspek keuangan adalah aspek yang digunakan untuk menilai keuangan perusahaan secara keseluruhan. Aspek ini memberikan gambaran yang berhubungan dengan keuntungan perusahaan, sehingga merupakan salah satu aspek yang penting untuk diteliti kelayakannya.
Alat ukur untuk menentukan kelayakan suatu usaha berdasarkan kriteria investasi dapat dilakukan melalui pendekatan berikut:
1. Payback Period (PP)
Adalah metode penilaian terhadap jangka waktu pengembalian investasi suatu usaha atau proyek.1
2. Average Rate of Return (ARR)
Adalah cara mengukur rata-rata pengambilan bunga dengan cara membandingkan antara rata-rata laba sebelum pajak dengan rata-rata investasi.
3. Net Present Value
Adalah perbandingan antara PV kas bersih dengan PV investasi selama umur investasi.
4. Internal Rate of Return (IRR)
Adalah alat untuk mengukur tingkat pengembalian hasil intern.
5. Profitability Index (PI)
Merupakan rasio aktivitas dari jumlah nilai sekarang penerimaan bersih dengan nilai sekarang pengeluaran investasi selama umur investasi.
6. Break event point (BEP)
BEP adalah kondisi dimana pendapatan dari usaha sama dengan modal yang dikeluarkan, tidak terjadi kerugian atau keuntungan. Pengusaha sering menyebutnya dengan istilah balik modal.

Secara keseluruhan, penilaian dalam aspek keuangan meliputi hal-hal sebagai berikut:
1. Sumber-sumber dana yang diperoleh.
2. Kebutuhan biaya investasi.
3. Estimasi pendapatan dan biaya investasi, termasuk jenis dan jumlah biaya selama umur investasi.
4. Proyek neraca dan laporan rugi laba
5. Kriteria penilaian investasi
6. Rasio keuangan untuk menilai kemampuan perusahaan.

Sumber Dana
Sumber dana perusahaan dapat dibedakan menjadi dua, yakni:
1. Modal asing (pinjaman):
Pinjaman dari dunia perbankan
Pinjaman dari lembaga keuangan lain
Pinjaman dari perusahaan non bank

2. Modal sendiri:
Setoran dari pemegang saham
Dari cadangan laba
Laba yang belum dibagi
Biaya Kebutuhan Investasi
1. Biaya operasi:
Upah dan gaji karyawan
Biaya listrik
Biaya telepon dan air
Biaya pemeliharaan
Pajak
Premi asuransi
Biaya pemasaran

Menghitung resiko dan menjalankan usaha baru

Menghitung Resiko dalam Menjalankan Usaha Baru
Setiap keputusan yang Anda buat di dunia bisnis memiliki semacam risiko yang melekat. Kunci untuk menjadi sukses dalam jangka panjang adalah mengambil risiko yang telah diperhitungkan yang meminimalkan negatif dan memaksimalkan hasil positif. Sehubungan dengan hal tersebut, untuk mengetahui resiko dalam menjalankan usaha baru, Anda harus melakukan hal berikut:

Analisa Aspek Keuangan
-Jika dilakukan secara internal, analisis keuangan dapat membantu manajer membuat keputusan bisnis di masa depan atau meninjau tren historis untuk kesuksesan di masa lalu.
-Jika dilakukan secara eksternal, analisis keuangan dapat membantu investor memilih peluang investasi sebaik mungkin.
-Ada dua jenis utama analisis keuangan: analisis fundamental dan analisis teknis.
Analisis fundamental menggunakan rasio dan data laporan keuangan untuk menentukan nilai intrinsik suatu sekuritas.
Analisis teknis mengasumsikan nilai keamanan sudah ditentukan oleh harganya, dan itu berfokus pada tren

Analisa Potensi Pasar
Analisis potensi pasar terutama digunakan untuk pertumbuhan atau pasar tidak jenuh yang merupakan pasar ukuran ”tidak dapat hanya diperkirakan melalui volume pasar aktual. Penawaran analisis potensi pasar dukungan keputusan untuk pertanyaan spesifik yang seperti:
-Eksplorasi pasar potensial (target)
-Penentuan lokasi perusahaan
-Evaluasi ide (penyaringan)
-Penunjukan area penjualan

Analisa Produk
Suatu produk mungkin perlu dianalisis oleh pelanggan potensial untuk membantunya memutuskan apakah itu layak dibeli. Suatu produk mungkin perlu dianalisis agar desainnya dapat ditingkatkan. Terkadang prototipe atau model dapat dianalisis. Dengan cara ini, perbaikan dapat dilakukan sebelum produk berukuran penuh dan mahal diproduksi.
Ketika menganalisis suatu produk terlebih dahulu menyiapkan daftar pertanyaan, ini dikenal sebagai kriteria. Lihat tabel (di atas). Misalnya, kriteria yang tercantum di bawah ini dapat berlaku untuk tabel saat dianalisis.
Apakah ukuran yang tepat (tinggi, panjang dan lebar). Apakah pelanggan potensial perlu melakukan peregangan terlalu jauh saat menggunakan meja? Apakah ini akan membuat tidak nyaman bagi pelanggan?
Berapa biayanya untuk memproduksi produk dan berapa banyak yang akan dijual di toko-toko?
Apakah produknya terlihat bagus? Apakah ini bergaya? Apakah gaya yang disukai pelanggan?
Bagaimana produk dibuat? Metode / teknik bergabung apa yang telah digunakan? Apakah produk ini dibangun dengan baik (apakah akan berantakan ketika digunakan? Apakah akan mudah tergores? Dll .....)
Apakah produk itu yang diinginkan pelanggan? Perubahan apa yang diperlukan untuk membuat produk cocok untuk klien / pelanggan? Apakah pelanggan menyukai produk?
Apakah produk tersebut aman? Apakah memenuhi Hukum Kesehatan dan Keselamatan?
Apakah warna / tekstur produk efektif? Atau apakah itu yang diinginkan pelanggan?
Apakah bahannya cocok untuk jenis produk ini? Apakah itu bahan berkualitas atau membuat produk terlihat murah?
Apa dampak lingkungan dari produk? Apakah ini diproduksi dari bahan yang dipasok oleh sumber yang berkelanjutan? Misalnya, jika dibuat dari kayu alami, apakah sudah dipasok dari hutan lestari?
Bisakah bahan-bahan tersebut didaur ulang atau digunakan kembali?

Analisa Pelanggan
Profil perilaku juga dapat fokus pada tindakan, seperti: jenis barang apa yang dibeli, seberapa sering barang dibeli, nilai transaksi rata-rata, atau barang mana yang dibeli bersamaan dengan barang lain. Untuk memahami kebiasaan dan pola pembelian pelanggan Anda, jawab pertanyaan berikut:
* Alasan / kesempatan untuk pembelian?
* Berapa kali mereka akan membeli?
* Jadwal pembelian, setiap minggu, bulan, kuartal, dll?
* Jumlah produk / layanan yang dibeli?
* Berapa lama untuk membuat keputusan untuk membeli?
* Di mana pelanggan membeli dan / atau menggunakan produk / layanan?

Analisa Pesaing Usaha
Jika Anda ingin melihat elemen yang lebih spesifik dari pendekatan pesaing Anda, Anda dapat mempertimbangkan untuk menambahkan bagian seperti ini ke analisis kompetitif Anda:
-Fitur di situs web pesaing (seperti alat pencarian, gambar produk, desain / tata letak, dll.)
-Elemen pengalaman pelanggan (strategi pengabaian gerobak, dukungan pelanggan, UX seluler, dll.)
-Pendekatan media sosial (saluran yang digunakan, frekuensi posting, keterlibatan, dll.)
-Taktik pemasaran konten (topik blog, jenis konten, dll.)
-Taktik pemasaran (jenis promosi, frekuensi diskon, dll.)
-Pendekatan pemasaran email (Newsletter, kode promo, dll.)
-Ulasan pelanggan (bahasa yang digunakan di sekitar produk, keluhan berulang, dll.)

Analisa Bahan Baku/Bahan Produksi
Sebelum pembuatan dimulai, semua bahan baku harus diuji untuk kemurnian, identitas dan kualitas. Tergantung pada jenis produk (tablet dan kapsul vs. produk biotek), sedikitnya 15-20 hingga 60 bahan baku mungkin diperlukan untuk pengembangan produk. Tingkat pengujian bahan baku ditentukan oleh produsen. Pendekatan konservatif akan melakukan analisis lengkap dari setiap banyak bahan baku yang diterima.

Waralaba dan Pemasaran Langsung

Waralaba dan Pemasaran Langsung
A. Pengertian Waralaba
Waralaba adalah metode pendistribusian produk atau layanan yang melibatkan pewaralaba, yang menetapkan merek dagang atau nama dagang dan sistem bisnis, dan pewaralaba, yang membayar royalti dan seringkali biaya awal untuk hak melakukan bisnis dengan nama dan sistem franchisor. Waralaba hebat menyediakan sistem, alat, dan dukungan sehingga franchisee mereka memiliki kemampuan untuk memenuhi standar merek sistem dan memastikan kepuasan pelanggan.

B. Resiko Investasi dalam Usaha Waralaba
Perlu diketahui resiko investasi dalam usaha waralaba jika Anda sebagai pertimbangan Anda dalam investasi. Berikut resiko investasi dalam usaha waralaba:
1.      Regionalitas, Anda harus mengevaluasi apakah konsep itu akan bekerja dengan baik di pasar yang Anda pilih.
Demikian juga, pertimbangkan musiman bisnis. Beberapa bisnis akan bekerja lebih baik di iklim hangat dan lainnya di cuaca dingin. musiman menimbulkan risiko jika Anda tidak siap untuk itu. Kehilangan tenaga kerja dari satu musim ke musim berikutnya bisa menjadi masalah yang berkelanjutan. Dan akan ada kebutuhan yang jelas untuk mengelola arus kas selama bulan-bulan lemak sehingga Anda dapat bertahan hidup selama masa-masa sulit.
2.      Peraturan pemerintah menimbulkan potensi ancaman bagi bisnis apa pun. Walaupun sulit untuk memperkirakan apa yang akan dilakukan pemerintah, tentu ada beberapa hal di cakrawala.
3.      Seberapa baik bisnis akan bertahan dalam keadaan ekonomi yang berbeda. Beberapa bisnis berkinerja lebih baik daripada yang lain di masa-masa sulit. Pastikan untuk bertanya kepada pemilik waralaba yang Anda pertimbangkan bagaimana tarif bisnisnya dalam kondisi ekonomi yang berbeda.
4.      Risiko modal (atau finansial) terlibat ketika pemilik waralaba tidak memiliki sumber daya untuk memenuhi rencana pertumbuhannya. Jika Anda tidak berpengalaman dalam bidang keuangan, minta akuntan Anda untuk membantu.

C. Persetujuan Waralaba
Perjanjian waralaba pada dasarnya adalah dokumen hukum antara pemilik waralaba dan Anda (pemilik waralaba). Ini adalah perjanjian yang mengikat secara hukum. Setiap pemegang waralaba diwajibkan menandatangani perjanjian waralaba, dan pemilik waralaba juga akan menandatangani dokumen. Sebagai peringatan, perjanjian waralaba adalah dokumen hukum yang mengikat dan Anda mungkin ingin meminta pengacara waralaba memeriksanya atas nama Anda sebelum menandatangani.
Namun, meskipun setiap perjanjian waralaba akan berbeda dalam gaya, bahasa dan konten, semua perjanjian waralaba memiliki perjanjian, masing-masing menggambarkan janji, hak atau kewajiban yang menjadi hak pemegang waralaba atau pemilik waralaba kepada pihak lain atau yang menguntungkan pemilik waralaba atau pewaralaba.

D.  Pengertian Pemasaran Langsung
Pemasaran langsung adalah strategi periklanan yang bergantung pada distribusi individu dari promosi penjualan kepada pelanggan potensial. Pemasaran langsung yang efektif dimulai dengan data. Pemasar memeriksa kategori pelanggan atau prospek yang mereka pikir akan tertarik dengan produk atau layanan mereka, dan mengembangkan atau membuat daftar untuk membuat kontak.

E.  Keuntungan dari Pemasaran Langsung
Keuntungan dari Pemasaran Langsung yaitu:
o   Penargetan: Anda dapat mengirim pesan khusus ke grup pelanggan tertentu dan pelanggan potensial berdasarkan demografi dan perilaku pembelian. Semakin bertarget kampanye Anda, semakin mungkin berhasil.
o   Langsung: Seperti namanya, teknik ini langsung. Keterlibatan ini secara langsung dengan pelanggan menghilangkan kenaikan harga karena "perantara" dan memberikan pendekatan langsung. Ini memiliki manfaat karena organisasi sepenuhnya bertanggung jawab atas kontak dan dapat menerapkan teknik CRM internal untuk mengelola hubungan secara efektif.
o   Personalisasi: Raih audiens Anda dengan sentuhan pribadi. Surat atau email langsung dapat ditujukan kepada orang tertentu, dan bahkan menyertakan detail seperti pesanan sebelumnya. Panggilan telepon dapat melibatkan pelanggan dalam percakapan untuk mulai membangun hubungan dengan bisnis Anda.
o   Terjangkau: Taktik seperti pemasaran email atau leafleting bisa sangat hemat biaya. Sebagian besar pemasaran langsung akan lebih hemat biaya untuk UKM daripada kampanye iklan media massa.
o   Terukur: Jika pesan pemasaran Anda meminta penerima untuk mengambil tindakan tertentu atau menggunakan kode voucher tertentu, Anda dapat dengan mudah melacak keberhasilan kampanye. Ini dapat membantu Anda merencanakan kampanye di masa depan.
o   Informatif: Anda dapat memberikan informasi terperinci tentang produk, layanan, dan harga Anda, tidak seperti bentuk iklan lainnya.
o   Efektif: Pemasaran langsung, ketika dikelola dengan baik, memiliki reputasi lama untuk profitabilitas tinggi dan ROI besar.

F.  Teknik Alternatif Pemasaran Langsung
  • Surat langsung
Surat langsung adalah surat yang diposkan yang mengiklankan bisnis Anda beserta produk dan layanannya. Ada beberapa jenis surat langsung (mis. Katalog, kartu pos, surat amplop). Kampanye surat langsung biasanya dikirim ke semua pelanggan pos di suatu wilayah atau ke semua pelanggan dalam daftar pemasaran. Pelajari lebih lanjut tentang surat langsung.
  • Telemarketing
Telemarketing melibatkan menghubungi calon pelanggan melalui telepon untuk menjual produk atau layanan. Ini mampu menghasilkan prospek pelanggan baru dalam volume besar dan juga merupakan alat yang berguna untuk menindaklanjuti kampanye pemasaran langsung. Namun, pemasaran jarak jauh yang sukses melibatkan perencanaan dan penggunaan data pelanggan yang akurat dan diteliti dengan baik untuk mencocokkan profil pelanggan dengan profil produk. Cari tahu tentang pemasaran jarak jauh.
  • Email Pemasaran
Pemasaran email adalah cara sederhana, hemat biaya, dan terukur untuk menjangkau pelanggan Anda. Ini dapat mencakup buletin elektronik, email promosi untuk menghasilkan arahan atau penawaran baru bagi pelanggan yang sudah ada, atau iklan yang dapat muncul dalam surel bisnis lain. Pelajari lebih lanjut tentang pemasaran email.
  • Pemasaran teks (SMS)
Olahpesan teks memungkinkan perusahaan untuk menjangkau pelanggan individu dan mengirim pesan ke sekelompok besar orang dengan biaya rendah. Anda dapat menggunakan pesan layanan pesan singkat (SMS) untuk mengirim peringatan penjualan kepada pelanggan, tautan ke pembaruan situs web, janji temu atau pengingat pengiriman, atau pesan pribadi. Cari tahu tentang pemasaran teks (SMS).


G.  Multi Level Marketing
Multilevel marketing (MLM) adalah strategi yang digunakan beberapa perusahaan penjualan langsung untuk mendorong distributor yang ada untuk merekrut distributor baru yang dibayar persentase dari penjualan rekrutmen mereka. Perusahaan MLM menjual produk atau layanan mereka melalui penjualan orang ke orang. Itu berarti Anda menjual langsung ke orang lain, mungkin dari rumah Anda, rumah pelanggan, atau online.

Bentuk Kepemilikan Usaha

Bentuk-bentuk Kepemilikan Usaha
A.  Bentuk Kepemilikan
-Transfer properti dimulai dengan pemilihan bentuk kepemilikan oleh pembeli. Penekanan kami di sini bukan pada apa yang diperoleh (jenis bunga properti) tetapi pada bagaimana properti itu dimiliki. Salah satu bentuk kepemilikan properti nyata secara hukum cukup sederhana, meskipun pengacara menyebutnya dengan nama yang terdengar rumit. Ini adalah kepemilikan oleh satu individu, yang dikenal sebagai kepemilikan dalam beberapa puluh. Namun, dalam membeli real estat, pembeli sering memperumit masalah dengan mengelompokkan bersama karena pernikahan, pertemanan akrab, atau sekadar untuk membiayai pembelian dengan lebih mudah.
-Sewa bersama adalah tanah milik yang dimiliki oleh dua orang atau lebih. Ini terutama dibedakan oleh hak bertahan hidup. Jika dua orang memiliki tanah sebagai penyewa bersama, maka keduanya menjadi pemilik tunggal ketika yang lain meninggal.
-Penyewa secara keseluruhan merupakan bentuk kepemilikan yang mirip dengan sewa bersama, kecuali terbatas pada suami dan istri. Ini kadang-kadang digambarkan sebagai kesatuan orang. Di sebagian besar negara bagian yang mengizinkan penyewa secara keseluruhan, akuisisi oleh suami dan istri properti sebagai penyewa bersama secara otomatis menjadi penyewa secara keseluruhan.

B. Go Public
Going Public mengacu pada penawaran umum perdana (IPO) perusahaan swasta, sehingga menjadi entitas publik yang diperdagangkan dan dimiliki. Bisnis biasanya go public untuk mengumpulkan modal dengan harapan berkembang. Selain itu, pemodal ventura dapat menggunakan IPO sebagai strategi keluar (cara untuk keluar dari investasi mereka di perusahaan).

C.  Keuntungan dan Kerugian Go Public
Mempublikasikan perusahaan Anda memiliki sejumlah manfaat nyata dan tidak berwujud, termasuk yang berikut:
1. Akses ke modal lebih banyak
2. Peningkatan visibilitas
3. Kurang pengenceran
4. Peningkatan posisi keuangan
5. Likuiditas
6. Peningkatan kemampuan untuk meningkatkan modal di masa depan
7. Keluar dari strategi
8. Peningkatan kredibilitas dengan mitra bisnis
9. Kemampuan yang lebih baik untuk menarik dan mempertahankan personel
10. Peningkatan kekayaan pribadi

D.  Proses gopublik
Berdasarkan pusatinestor.com(Juli 2019), terdapat empat tahapan go public. Berikut tahapan go public di pasar modal Indonesia:
1. Tahap Persiapan, dimana pada tahap ini perlu dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham terlebih dahulu untuk membentuk kesepakatan antar pemegang saham. Setelah disepakati, emiten menentukan penjamin emisi serta lembaga dan penunjang pasar.
2. Tahap Pengajuan Pernyataan Pendaftaran, dimana pada tahap ini calon emiten pada tahap persiapan tadi melakukan pendaftaran dengan menyertakan dokumen-dokumen pendukung kepada Bapepam. Pada tahap ini jga menentukan akan dilanjut atau tidak tergantung bapepam menilai pemenuhan syarat dari calon emiten.
3. Tahap Penawaran Saham, dimana pada tahap ini melalui agen-agen penjual yang telah ditunjuk, emiten akan menawarkan sahamnya kepada masyarakat investor. Namun bagi investor yang belum mendapatkan saham yang sesuai dengan keinginannya dapat membeli di pasar sekunder setelah saham dicatatkan di bursa efek.
4. Tahap Pencatatan Saham di Bursa Efek, pada tahap ini saham akan dicatatkan di bursa efek indonesia.

Evaluasi Peluang Usaha Baru

Evaluasi Peluang Usaha Baru

A.  Penetapan kelayakan usaha baru
Sebelum Anda menginvestasikan terlalu banyak waktu dan uang ke dalam ide bisnis, pastikan untuk menilai apakah itu layak. Meskipun tidak ada cara untuk menjamin ide Anda akan berhasil, riset pasar yang menyeluruh dapat membantu menunjukkan apakah Anda dapat mengharapkan pengembalian investasi waktu dan energi Anda. Idealnya, ide bagus Anda juga akan menutupi biaya Anda melakukan bisnis dan menghasilkan imbalan atas kerja keras Anda. Penting untuk jelas tentang berapa banyak uang yang Anda perlukan untuk membayar pengeluaran Anda, mempertahankan kemungkinan staf yang dipekerjakan dan memberi Anda upah yang dapat diterima. Sekarang saatnya untuk duduk, menghitung angka, menilai pasar dan mendapatkan gambaran yang jelas tentang kekuatan ide Anda sebagai bisnis potensial.

B.  Analisa kelayakan teknis
Kelayakan teknis adalah konsep yang luas. SWOT analisis adalah alat analisis yang umum digunakan dalam bisnis. Alatnya adalah cukup mudah digunakan dan pada dasarnya dapat diterapkan pada bisnis apa pun situasi. Unsur dari SWOT itu sendiri yaitu Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats. Jika digambarkan keempat unsur itu memiliki perbedaan seperti dibawah ini.
STRENGTHS
v  Tidak ada situs / aplikasi serupa di Finlandia
v  Biaya Operasi Rendah
v  Gagasan Baru dan segar
v  Operasi online, besar area pasar
v  Harga yang terjangkau untuk pelanggan
v  Biaya pemasaran renda
v  Pemilihan terkonsentrasi dari pelanggan
v  Biaya pemasaran rendah
v  Pemilihan terkonsentrasi dari pelanggan
WEAKNESSES
v  Kekurangan penulis pengalaman pemrograman
v  Sumber daya terbatas
v  Kesadaran pelanggan dan antusiasme
OPPORTUNITIES
v  Upaya lebih ke Mobile Aplikasi
v  Kategori bary
v  Peluang- bagian aktif situs
v  Target pasar
v  Ekspansi
THREATS
v  Niat kompetitif
v  Pasar yang dipertanyakan permintaan
v  Biaya tak terduga
v  Keuntungan yang tidak terduga
v  Perpajakan & hak cipta masalah

C.  Penilaian peluang pasar
Penilaian pasar adalah evaluasi terperinci dan obyektif dari potensi produk baru, ide bisnis baru atau investasi baru. Penilaian pasar yang dilaksanakan dengan baik akan memungkinkan perusahaan Anda untuk memutuskan ke mana harus menggunakan sumber daya yang terbatas dan untuk mengejar pasar dan peluang yang akan memberikan pengembalian investasi terbaik.
Menurut Robert Pease, 2015 penilaian peluang pasar dapat dilakukan dengan cara:
Pertama, beberapa pertanyaan dasar untuk dijawab:
1.Pasar apa yang Anda bicarakan? Definisikan secara luas namun terukur.
2.Siapa pelanggannya Pengguna akhir, mitra distribusi, orang lain? Detail kepribadian termasuk nama, peran, dll. Bahkan lebih baik jika Anda mengenal satu atau banyak dari orang-orang ini (sehingga Anda dapat berbicara dengan mereka)
3.Tantangan apa yang Anda hadapi sebagai peserta baru yang tidak memiliki rekam jejak? Apa saja hambatan untuk masuk? Dapatkah Anda mengganggu model konsumsi / distribusi yang ada atau Anda bergantung pada beberapa mitra untuk menjadi sukses?

Selanjutnya, gali peluang pasar:
1. Validasi pasar
Definisi pasar - per di atas tetapi gali ke dalam kategori dan sub-kategori spesifik  yangAndatargetkan.
2. Keadaan pasar -Seperti apa bentuk kurva adopsi? -Apakah Anda menjual kepada pengadopsi awal atau pragmatis? -Apakah ini akan menjadi siklus penjualan yang panjang atau pendek? -Apa hambatan untuk ya? -Kekuatan / proposisi penjualan unik dari pemain lama serta tantangan yang dihadapi oleh peserta baru.
3. Kemampuan
-Apa penawaran dan bagaimana Anda akan mengirimkan (mendistribusikan) itu?
-Apakah produk / layanan memenuhi kebutuhan pasar? Dengan cara apa? Apakah itu memecahkan masalah nyata?
-Apakah kemampuan ini sudah ada atau harus dikembangkan?
4. Harga -Bagaimana Anda akan membebankan biaya untuk produk / layanan Anda? -Per kursi, per pengguna, per transaksi, per bulan? -Apa skenario dan pastikan untuk memasukkan target margin (Anda memang ingin mendapat untung). Termasuk volume dan diskon durasi kontrak.
5. Go-to-market model -Tentukan jalur terbaik ke pasar termasuk pro dan kontra dari model penjualan langsung vs. tidak langsung. Untuk tidak langsung, pahami saluran apa, mitra yang tersedia dan bagaimana mereka mendistribusikan termasuk penjualan melalui peluang. Apa model go-to-market optimal untuk menjangkau target pelanggan Anda dan berapa perkiraan biaya perolehan pelanggan? Ingat - Anda harus dapat menjualnya sendiri sebelum mitra distribusi dapat melakukannya. Jangan jatuh ke dalam jebakan berpikir bahwa seorang mitra akan membawa produk Anda ke pasar tanpa Anda atau tanpa bantuan Anda (sebagian besar pada awalnya).
6. Pengalaman pengguna Seperti apa bentuk "hari dalam hidup" bagi pembeli target atau pengguna akhir? Petakan kasus penggunaan produk / layanan Anda dengan hari itu dan tentukan kesenjangan, rasa sakit, dan solusi yang saat ini digunakan. Tulis narasi hari ini. Gunakan kepribadian Anda dan tulis sebuah kisah yang membentang mulai dari hari mereka hingga akhir termasuk semua tugas, sistem, dan langkah-langkah yang mereka ambil pada siang hari (ini sulit tapi sangat berharga).

D.  Penilaian kemampuan organisasional
Penilaian kemampuan organisasional berupaya menjelaskan gaya belajar, dan bidang minat yang dapat digunakan untuk berkembang isyarat dan teknik berbasis minat. Ada juga keragaman yang sangat besar
1. Identitas dan harga diri
2. Gaya belajar
3. Ketidakmampuan belajar
4. Manajemen organisasi / keterampilan dalam bidang-bidang berikut:
Sebuah. Rumah
b. Kerja
c. Keuangan
d. Sekolah
5. Hubungan
6. Komunikasi
7. Parenting
8. Kesehatan / Keamanan
9. Impulsif
10. Manajemen Waktu

E.  Analisa Persaingan
Analisis pesaing adalah salah satu langkah paling penting yang harus Anda ambil sebelum menetapkan strategi Anda. Analisis ini melihat lebih dalam ke tautan, kata kunci, konten, dan pesaing di tempat Anda untuk mengetahui apa yang membuatnya dicentang. Dengan evaluasi ini, Anda dapat menetapkan apa yang membuat produk atau layanan Anda unik dan karenanya atribut apa yang Anda mainkan untuk menarik target pasar Anda. Dengan:
1. Tentukan siapa pesaing Anda.
2. Tentukan produk apa yang ditawarkan pesaing Anda.
3. Teliti taktik dan hasil penjualan pesaing Anda.
4.Analisis bagaimana pesaing Anda memasarkan produk mereka.
5. Perhatikan strategi konten pesaing Anda.
6. Analisis tingkat keterlibatan pada konten pesaing Anda.
7.Amati bagaimana mereka mempromosikan konten pemasaran.
8. Lihatlah kehadiran, strategi, dan platform media sosial mereka
9. Lakukan Analisis SWOT untuk mempelajari kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman mereka.


Pembiayaan Usaha Baru

Pembiayaan Usaha Baru
Mengembangkan suatu usaha baru akan memerlukan pembiayaan yang tidak sedikit karena begitu banyak sehingga harus melakukan suatu usaha kerjasama dengan pihak lain dalam pencarian modal usaha sebanyak – banyaknya jika sudah mempunyai modal yang memungkinkan maka akan meringankan beban.
1. Masalah dalam pencarian modal
2. Pembiayaan Bisnis
3. Penentuan Hubungan Finansial Perusahaan
4. Analisa Peluang Pokok
5. Mencari sumber modal usaha
6. Penilaian perusahaan

Dalam menentukan pembiayaan modal, wiraswasta harus menentukan jumlah dana maupun waktu yang dibutuhkan, disamping proyeksi penjualan dan pertumbuhan perusahaan. Perusahaan menengah kecil biasanya kesulitan modal usaha berbeda dengan perusahaan besar yang mempunyai potensi untuk berkembang. Tahapan pendanaan pengembangan bisnis adalah:
1. Pendanaan tahap awal
2. Pendanaan ekspansi atau perkembangan
3. Pembiayaan akuisisi dan laveraged buyouts.
Pembiayaan tahap awal biasanya sangat sulit dan sangat mahal didapatkan. Sedangkan pembiayaan ekspansi dan perkembangan lebih mudah diperoleh. Pembiayaan dalam pengembangan bisnis sifatnya lebih spesifik.
Uang merupakan bentuk kekuasaan yang fleksibel, tetapi cara untuk mendapatkan kekuasaan tersebut bisa dilakukan dengan cari lain. Pembagian kepemilikan saham merupakan cara lain untuk mengganti pengeluaran uang dengan pembagian sejumlah tertentu saham untuk menarik orang yang mungkin keahliannya sangat dibutuhkan oleh perusahaan.

Sebagian besar investor pemodal mempunyai ketidaksukaan yang besar terhadap resiko. Prosedur analisa dan penyaringan yang dilakukan investor untuk meminimalisasi dua jenis resiko:
1. Resiko tidak dikenalnya wiraswastaan yang menyebabkan hilangnya modal
2. Resiko hilangnya waktu yang digunakan untuk proyek yang tidak produktif



Aspek Produk dan Teknologi

ASPEK PRODUKSI DAN TEKNOLOGI
1. Pemilihan Teknologi
Teknologi untuk memproduksi barang dalam wirausaha terus berkembang sesuai dengan kemajuan jaman. Kemajuan teknologi dapat berdampak pada efisiensi yang tinggi dalam proses produksi sekaligus menghasilkan produktivitas yang tinggi pula. Namu, selain kelemahan dalam hal perkembangan teknologi itu sendiri yang harus diketahui.

2. Perancangan Proses Produksi
Tahapan-tahapan pada perancangan proses produksi meliputi:
1. Menentukan ide produk dan seleksi
2. Membuat desain produk awal
3. Membuat prototype dan pengujian
4. implementasi

3.     Penentuan Mesin dan Peralatan
        Penentuan mesin dan peralatan dilakukan setelah proses pemilihan yang meliputi penentuan denah, jenis peralatan, fasilitas penunjang, dan design engineering yang diperlukan dalam menunjang kegiatan produksi sesuai dengan studi kelayakan yang direncanakan.

4. Tata Letak Pabrik
Menurut Apple (1990:2) Tata letak pabrik adalah suatu rancangan fasilitas, menganalisis, membentuk konsep, dan mewujudkan system pembuatan barang atau jasa.

5. Rencana Produksi
Rencana produksi merupakan pengkajian mengenai produk atau beberapa produk yang menjadi prioritas untuk diproduksi. Tahapan-tahapan yang dilakukan meliputi:
1. Menentukan ide produk dan seleksi
2. Membuat desain produk awal
3. Membuat prototype dan pengujian
4. implementasi

Aspek teknis atau operasi juga dikenal sebagai aspek produksi. Penilaian untuk kelayakan terhadap aspek ini sangat penting dilakukan sebelum perusahaan dijalankan. Penentuan kelayakan teknis atau operasi perusahaan menyangkut hal- hal yang berkaitan dengan teknis/ operasi, sehingga apabila tidak dianalisis dengan baik, maka akan berakibat fatal bagi perusahaan dalam perjalannya di kemudian hari. Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam aspek ini adalah masalah penentuan lokasi, luas produksi, tata letak (layout), penyusunan peralatan pabrik dan proses produksinya termasuk pemilihan teknologi .
Dalam penyusunan sebuah studi kelayakan bisnis, aspek teknik produksi dan manajemen operasi timbul setelah kegiatan usaha / proyek tersebut mempunyai peluang pasar yang cukup cerah pada masa mendatang. 

Aspek Desain Produk

Pengertian Desain Produk Menurut Para Ahli
1. Pengertian desain produk menurut Suyadi Prawirosentono (1996) sebuah rancang bangun dari suatu jenis produk yang akan diproduksi.
2. Pengertian desain produk menurut Bagas Prastyowibowo (1999) adalah salah satu unsur dalam memajukan industri, agar suatu produk dari hasil industri itu bisa diterima oleh masyarakat. Karena produk itu mempunyai kualitas yang baik, harga yang terjangkau, desain yang menarik, dan mendapat jaminan dan lain-lain.
3. Pengertian desain produk menurut Franklin G Moore dan Thomas E Hendrick (1999) adalah hal yang sangat penting dari suatu produk, karena bisa menaikkan 2-3 kali omset dari suatu organisasi di satu waktu.

Jenis-Jenis Desain Produk
Jenis jenis desain produk ada dua, yaitu :
1. Membuat desain produk yang benar-benar baru dengan rancangan dan prototype baru yang belum pernah ada sebelumnya. Berdasarkan penelitian dilakukan inovasi untuk menghasilkan desain produk baru yang kreatif.
2. Memodifikasi atau mengembangkan desain produk yang sudah ada.
Tujuan Desain Produk
Desain produk yang baik bertujuan untuk membuat pengguna merasa nyaman, aman  dan mendapatkan manfaat saat menggunakan produk tersebut. Jadi berkaitan dengan aspek bagaimana pengguna akan berinteraksi dengan produk tersebut, apakah merasa nyaman, aman, mudah digunakan, memberikan solusi dan manfaat atas masalah pengguna, sehingga bisa memberi dampak positif secara emosional.
Fungsi Desain Produk
Beerikut fungsi desain produk secara umum :
Sebagai identitas produk
Menjadi pelindung produk
Menambah nilai jual produk


Aspek desain produk yaitu :
1. Perencanaan Produksi
Hal ini dilakukan dengan tujuan mengadakan persiapan yang sistematis bagi proses produksi yang akan di jalankan. Adapun beberapa unsur yang biasa di bahas saat tahapan perencanaan ini antara lain :
a. Jenis barang yang diproduksi
b. Kualitas barangJumlah barang
c. Bahan baku dan pengendalian produksi

2. Pengendalian Produksi
Tujuan dari pengendalian produksi adalah menyusun proses kerja yang perlu dilakukan agar proses produksi dapat berjalan secara efektif dan efisien. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahapan pengendalian produksi antara lain :
a. Menyusun perencanaan kerja
b. Membuat penjadwalan kerja
c. Dan menentukan target pemasaran produk

3. Pengawasan Produksi
Setelah perencanaan dan proses kerja telah tersusun, maka tahapan selanjutnya adalah melakukan pengawasan agar proses produksi yang berjalan dapat memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang diharapkan. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahapan ini antara lain :
a. Menetapkan kualitas
b. Menetapkan standar barang atau jasa

Aspek pemasaran

Pengertian aspek pemasaran adalah faktor penting yang dibuat sebagai kunci dari keberhasilan perusahaan khusus untuk memetakan pasar. Aspek pemasaran dalam perencanaan bisnis sama dengan aspek pemasaran dalam studi kelayakan bisnis yang dirancang dan dibahas sebelum kita memulai usaha.
Analisis aspek pemasaran dilakukan untuk melihat dan menganalisis kebutuhan pasar agar strategi pemasaran yang akan dirancang sesuai dengan persyaratan yang sebenarnya.

Tujuan sistem pemasaran :
Secara umum, tujuan sistem pemasaran adalah sebagai berikut :
Memaksimumkan konsumsi 
Memaksimumkan utilitas (kepuasan) konsumsi 
Memaksimumkan pilihan 
Memaksimumkan mutu hidup.

Aspek-aspek pemasaran meliputi:
1. Spesifikasi Produk
Produk yang ditawarkan kepada pasar merupakan produk yang dapat memenuhi permintaan pasar, dari segi kualitas serta kuantitas. Persaingan produk sejenis merupakan permasalahan utama dalam memenangkan nilai jual serta kuantitas jual sebuah produk, karena setiap perusahaan memiliki keunggulan masing-masing dalam mempromosikan keleibihan produknya. Produk yang dipromosikan baik dari segi kualitasnya harus  memiliki kualitas yang sama dengan apa yang perusahaan tawarkan kepada pasar, hal ini merupakan faktor penting untuk menjaga kepercayaan konsumen terhadap produk yang  ditawarkan oleh perusahaan.

2. Segmentasi Produk
Segmentasi produk merupakan proses pembagian produk ke dalam beberapa jenis karakteristik dari sebuah produk yang diproduksi dengan berbagai tipe inovasi yang dikembangkan. Contohnya, sebuah produk shampo, pada produk shampo kualitas untuk menjaga kesehatan rambut menjadi faktor utama, tetapi setiap kulit kepada masing-masing individu memiliki perbedaan contohnya pria dan wanita, selain itu masalah yang ada pada rambut juga bervariasi, seperti, kerontokan rambut, rambut bercabang, dan lain sebagainya. 

3. Analisa Situasi Pasar
Untuk melempar produk ke pasaran, perusahaan wajib menganalisa situasi pasar, dimana perusahaan harus mencari tahu kebutuhan konsumesn sehingga produksi yang di lakukan oleh perusahaan memenuhi kuantitas dari permintaan sehingga memperoleh keuntungan yang maksimal. Analisa pasar dilakukan dengan melihat produk yang sejenis sejauh mana di minati konsumen, dan lalukan penganalisaan terhadap kekurangan  produk tersebut dan memperbaikinya untuk memenuhi kebutuhan permintaan pasar akan produk yang diproduksi. 

4. Analisa Pesaing
Dalam dunia bisnis tentu akan banyak persaingan dengan perusahaan lain yang memproduksi produk yang sama, oleh karena itu sebuah perusahaan wajib menganalisa produk yang ditawarkan oleh pesaing serta harga yang dilempar kepasaran, sehingga perusahaan dapat memproduksi produk yang memiliki kualitas tidak kalah dengan kualitas produk pesaing serta harga jual pasar yang dapat distandarisasikan untuk menghindari kerugian dari segi produksi, penjualan, serta kepercayaan konsumen.

5. Strategi Promosi
Promosi merupakan kegiatan pemasaran produk yang sangat penting. Promosi membuat produk yang ingin dipasarkan menjadi dikenal oleh konsumen sehingga memberikan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk perusahaan.  Promosi adalah memberikan informasi kepada pasar tentang produk yang  dipasarkan, untuk meningkatkan permintaan, penjualan, laba, dan nilai suatu produk.  Strategi-strategi yang dapat ditawarkan saat melakukan promosi dapat berupa, pemberian diskon harga, produk dengan kualitas tinggi dengan harga jual yang murah, produk yang ditawarkan memiliki edisi tertentu sehingga menjadi sebuah produk yang langkah, atau dengan menempelkan nama-nama public figur(biaya promosi cukup besar).

Menyusun Rencana Bisnis

Bussines Plane atau Rencana Bisnis merupakan dokumen tertulis yang menjelaskan bagaimana bisnis yang akan dilaksanakan dapat mencapai tujuan. Rencana bisnis meliputi rencana marketing, keuangan dan operasional. Berikut ini beberapa tujuan dari adanya business plan:
Membantu Anda agar tetap kreatif dan fokus pada tujuan yang telah ditetapkan saat awal ingin membuka sebuah bisnis.
Alat untuk mencari dana, sehingga Anda dapat mengatur keuangan  dan berhasil dalam bisnis.
Sarana komunikasi untuk menarik orang lain, pemasok, konsumen, dan penyandang dana. Hal ini akan membuat mereka mengerti tujuan dan cara operasional bisnis Anda.
Mempermudah untuk menjalankan usaha dengan mengetahui langkah-langkah praktis dalam menghadapi persaingan, membuat promosi, dan sebagainya, sehingga usaha akan lebih efektif dan menghasilkan keuntungan.
Membuat pengawasan lebih mudah dalam operasional yang akan dilakukan.
Sebagai bahan penyusunan strategi dan juga evaluasi bisnis.

Ada tujuh komponen dalam menyusun rencana bisnis (Business Plan), semua bagian tersebut penting, saling terkait dan berhubungan dalam kegiatan perencanaan bisnis sehingga menghasilkan sebuah persiapan yang baik untuk memulai bisnis. Wartawirausaha kali ini akan membahas secara singkat tentang bagaimana membuat rencana bisnis yang sederhana, tentu konsep ini dapat anda kembangkan sesuai kebutuhan agar dapat menemukan konsep yang paling cocok dan fleksibel. Dalam artikel kedua juga kami sertakan contoh gambaran sederhana menyusun rencana bisnis membuat situs marketplace. Berikut adalah komponen-komponen penting dalam menyusun sebuah rencana bisnis.

1. Ulasan Deskripsi Bisnis
Disini anda harus menjelaskan secara singkat apa bidang usaha yang akan dijalankan. Tuliskan potensi produk anda saat ini dan kemungkinannya dimasa depan. Juga berikan informasi peluang pasarnya serta perkembangan produk untuk bisa bertahan dan menyesuaikan dengan pasar yang ada.

2. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran yang akan dijalankan haruslah merupakan hasil analisa pasar yang telah dilakukan dengan cermat. Analisa pasar adalah kekuatan yang harus anda gunakan untuk menciptakan target pembeli, anda harus memahami seluruh aspek yang berkaitan dengan pasar sehingga target penjualan dapat ditentukan (kemana produk anda akan dipasarkan).

3. Analisa Pesaing
Analisa Pesaing digunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing anda dalam satu pasar yang sama. Setelah menemukan kekuatannya, kemudian mencari strategi untuk memasarkan produk dengan cara yang berbeda dengan pesaing. Anda juga harus mencari strategi untuk menghalangi pesaing masuk dan meniru strategi yang sama dengan anda.
Demikian juga dengan kelemahan yang ditemukan, dapat dieksploitasi dengan mengembangkan produk yang lebih baik dari pesaing anda.

4. Rencana Desain dan Pengembangan
Rencana desain dan pengembangan dperlukan untuk menunjukkan tahap perencanaan produk, grafik pengembangan dalam konteks produksi dan penjualan. Ini berguna untuk membuat rencana anggaran biaya produksi yang sesuai dengan kebutuhan.

5. Rencana Operasional dan Manajemen
Rencana operasional dan manajemen dibuat untuk menjelaskan bagaimana usaha akan berjalan dan berkelanjutan. Rencana operasional akan berfokus pada kebutuhan logistik perusahaan, misalnya bermacam tugas dan tanggung jawab tim manajemen, bagaimana prosedur penugasan antar divisi dalam perusahaan serta kebutuhan anggaran dan pengeluaran yang berkaitan dengan operasional perusahaan.

6. Pembiayaan
Faktor pembiayaan menjadi unsur penting dalam sebuah rencana bisnis. Darimana sumber dana berasal, bagaimana mengatur anggaran agar efisien namun tetap dapat mengoperasikan seluruh divisi dalam perusahaan agar berjalan lancar.

7. Kesimpulan Usaha
Yang terakhir disusun adalah kesimpulan dari seluruh kerangka bisnis plan. Anda dapat menampilkan jadwal waktu tiap komponen diatas akan dilakukan, perkiraan waktunya dan hal-hal penting lainnya yang akan mendukung segala aktifitas dalam memulai usaha.

Dasar Dasar Kewirausahaan

Pengertian Kewirausahaan
Kewirausahaan, seperti tercantum dalam lampiran Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995, adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan memperoleh keuntungan yang lebih besar. Entrepreneurship adalah sikap dan perilaku yang melibatkan keberanian mengambil risiko, kemampuan berpikir kreatif dan inovatif.
Berikut adalah pengertian kewirausahaan menurut para ahli
1. Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi, tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan (Menurut Robin, 1996). 

2. Richard Cantillon (1775)

Kewirausahaan didefinisikan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi resiko atau ketidakpastian
Jean Baptista Say (1816)
Seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya.

Tujuan Kewirausahaan 

Dalam pendidikan kewirausahaan diajarkan dan ditanamkan mengenai sikap dan perilaku untukmembuka bisnis, agar mereka di kemudian hari menjadi seorang wirausaha yang berbakat dan berhasil.

Adapun tujuan kewirausahaan adalah :
a.    Untuk mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk meng hasilkan kemajuan dan kesejahtraan masyarakat. 
b.    Untuk membudayakan semangat, sikap, prilaku, dan kemampuan kewirausahaan di kalangan pelajar dan masyarakat yang mampu, handal, dan unggul.
c.    Untuk meningkatkan jumlah para wirausaha yang berkualitas.

Karakteristik Kewirausahaan
Menurut M. Scarborough dan Thomas W. Zimmerer ada delapan karakteristik wirausaha yang meliputi:

1. Percaya pada kemampuan diri sendiri (confidence in their ability to success), yaitu memiliki kepercayaan pada kemampuan mereka untuk mendapatkan kesuksesan.
2. Memiliki risiko yang moderat (preference for moderate risk),, yang lebih menyukai risiko sedang, artinya selalu menghindari risiko, baik terlalu rendah maupun terlalu tinggi.
3. Menghendaki umpan balik segera (desire for immediate feedback), yang selalu membutuhkan elemen timbal balik segera, yang ingin berhasil dengan cepat.
4. Rasa tanggung jawab (desire for responbility), yaitu memiliki rasa tanggung jawab atas upaya yang dilakukannya, yaitu memiliki rasa tanggung jawab atas upaya yang dilakukannya.
5. Semangat dan kerja keras (high level of energy),  yaitu memiliki antusiasme dan kerja keras untuk mewujudkan keinginan mereka untuk masa depan yang lebih baik.
6. Menghargai prestasi (value of achievement over money), yang lebih menghargai prestasi daripada uang.
7. Berorientasi ke depan (future orientation), yang berorientasi masa depan dan memiliki perspektif dan wawasan yang luas.
Memiliki kemampuan berorganisasi (skill at organization), yang memiliki keterampilan dalam mengatur sumber daya untuk menciptakan nilai tambah.

Prinsip Kewirausahaan
Prinsip terpenting dalam kewirausahaan adalah keberanian. Anda harus berani membuat bisnis baru. Tidak takut dengan kata gagal dan dapat mengambil peluang bisnis yang ada.

Dan menurut Dhidiek D Machyudin, ada beberapa prinsip yang harus dipegang oleh seorang pengusaha, termasuk:
1. Optimis
2. Ambisius
3. Berani mengambil risiko dan peluang
4. Bersabarlah
5. Tidak takut gagal
6. Tidak mudah putus asa

Selain Dhuduek D Machyudin, Khafidul Ulum juga menggambarkan prinsip-prinsip kewirausahaan yang harus diterapkan, yaitu:
Memiliki gairah atau antusiasme
Kreatif dan inovatif
Sensitivitas Pemasaran (peka terhadap pasar)
Berani mengambil risiko tetapi masih menghitung
Mandiri atau mandiri
Jangan pernah menyerah
Tetap berdasarkan etika yang ada
Prinsip kewirausahaan yang tidak boleh dilupakan adalah membangun hubungan dan jaringan dengan sesama pengusaha.